Pages

Minggu, 25 November 2012

Jurusan Kuliah Dengan Lapangan Kerja yang Luas


Bingung saat menentukan jurusan apa yang akan dipilih saat akan mengikuti SMPTN selalu terjadi setiap tahunnya terhadap siswa SMA yang baru  menamatkan sekolahnya. Dari sekian banyak pertimbangan untuk memilih, salah satunya adalah bagaimana peluang kerja dari lulusan jurusan yang kita pilih. Berikut ini saya coba sedikit memberikan informasi tentang pelung kerja berdasarkan yang saya tahu;

Jurusan Informatika
Era digital yang semakin deras mengalir di millnenium ketiga ini membuat kebutuhan akan teknologi komputer semakin tinggi.  Teknologi komputer saat ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat modern, banyak hal dalam hidup kita yang telah diintegrasikan ke dalam sistem komputerisasi.  Misalnya sistem kelistrikan, sitem kependudukan, sintem komunikasi, sistem keamanan dan pertahanan dan yang paling besar ketergantungannya adalah sistem perdagangan dunia.  Kebutuhan orang-orang yang ahli dalam bidang ini seolah-olah bisa dikatakan hampir tidak terbatas.  Jadi jangan khawatir dengan persaingan kerja, yang perlu dipikirkan adalah persaingan untuk masuk ke jurusan informatika, terutama untuk universitas yang bergengsi.
Jurusan ini bisa mencakup tapi tidak terbatas pada jurusan teknik informatika (F. Teknik) dan sistem komputer (MIPA).

Jurusan Akuntansi
Akuntansi dulunya bernama tata buku, berhubungan dengan pencatatan keuangan.  Perkembangan dunia usaha dalam bidang apapun memerlukan pencatatan keuangan yang baik, dan lulusan akuntansi adalah orang-orang yang paling ahli dalam hal ini.Jurusa Hal ini menjadikan Akuntansi termasuk jurusan dengan peminat yang banyak, dan biasanya didominasi kaum hawa. Lulusan akuntasi biasanya paling banyak bekerja di bidang perbankan, jasa konsultan, dan perusahaan-perusahaan swasta.  Peluang menjadi pegawai negeri juga sangat banyak, bahkan mungkin yang paling banyak diperlukan pemerintah (karena pemerintah banyak masalah keuangan).

Jurusan Pendidikan
Pendidikan, seribu masalah yang masih terus mendera masyarakat Idonesia.  Mulai dari masalah minimnya fasilitas, biaya yang mahal, hingga ditataran kebijakan yang berubah setiap pemimpinnya berubah. 
Jurusan pendidikan disini maksudnya adalah semua jurusan yang ada di bawah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Guru, adalah salah satu permasalahan yang masih sulit untuk di capai penyelesaiaannya. Jumlah guru yang masih sangat kurang, terutama di daerah-daerah terpencil membuat dunia pendidikan sulit untuk berkembang. Mengingat hal tersebut, lapangan kerja untuk menjadi guru masih sangat terbuka luas.  Tapi tetap, pikirkan peluang kamu untuk diterima di jurusan di universitas yang kamu tuju.

Disini saya sendiri tidak mengatakan jurusan lain selain tiga diatas tidak memiliki lapangan kerja yang luas, ini hanya pendapat saya berdasarkan pengamatan pribadi juga.  Pada dasarnya semua jurusan sangat baik prospeknya kedepan, tapi kembali kepada kita sendiri, konsisten dan pantang menyerah, selanjutnya serahkan pada Yang Maha Kuasa.
Ada masukan atau kritikan? Tulis dibawah ya.

Langkah Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi


Bagi kalian yang sudah memasuki kelas 3 (tiga) SMA, pasti kalian sudah mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi jenjang selanjutnya yaitu perguruan tinggi. Untuk bisa masuk perguruan tinggi tidaklah mudah. Untuk itu sejak dini, perlu diperhatikan bagaimana cara memilih perguruan tinggi yang baik untuk masa depanmu. Pemilihan perguruan tinggi berkaitan dengan jurusan apa yang akan diambil.
Karena setiap perguruan tinggi memiliki keistimewan tersendiri pada tiap – tiap bidang jurusan yang ada dalam fakultasnya. Oleh karena itu, mulai dari sekarang coba pikirkan kira – kira ingin melanjutkan ke jurusan apa.
Memilih jurusan bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak factor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak – masak. Memilih tergesa – gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal bagi masa depanmu. Karena hal tersebut nantinya akan mempengaruhi kalian baik dalam hal akademis, psikologi, maupun pergaulan kalian di bangku perkuliahan. Nah, di bawah ini ada beberapa kiat dalam menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang akan diambil kelak. Jadi, baca dengan seksama renungkan dan kemudian baru kalian pertimbangkan lagi jurusan apa yang akan kalian ambil.

1.  Menyesuaikan Cita – Cita , Minat, dan Bakat
Pahami betul diri kalian dulu, sebenarnya apa cita – citamu di masa depan nanti ? Ingin jadi apa ? Ingin bekerja dibidang apa nantinya ? Kamu harus bisa jujur dengan diri sendiri, jangan hanya hanya berdasarkan perintah orang tua atau terpengaruh oleh teman – temanmu yang lain. Karena bila ternyata jurusan yang telah terlanjur kalian pilih itu tidak sesuai dengan bakat dan minatmu, maka kalian akan menjalankan proses perkuliahan dengan perasaan kurang enjoy. Dan hal tersebut bisa berpengaruh dengan nilai akademis kalian sehingga nanti kalian bisa saja tidak menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu.

Sebenarnya minat bisa dilacak dari nilai – nilai bidang studi selama kalian di bangku SMA. Misalnya, jika kalian suka menggambar pasti kalian cenderung memilih jurusan Teknik Sipil atau Teknik Arsitektur. Jika kalian suka dengan kimia pasti kalian cenderung untuk masuk ke jurusan Teknik Kimia dan sejenisnya. Sesuaikanlah jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat yang kalian miliki.

Kalu sudah yakin dengan minat dan bakatmu, mulailah menyaring jurusan – jurusan dari berbagai perguruan tinggi yang ada. Saringlah jurusan – jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Disamping itu, kalian juga harus menyesuaikan jurusan – jurusan tersebut dengan kemampuan yang kalian miliki. Ukur kemampuan kalian untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di perguruan tinggi yang kalian inginkan. Caranya, bandingkan nilai – nilai try out yang kalian miliki dengan passing grade pada jurusan yang ingin kalian tuju tersebut.

Bagi yang telah memiliki cita – cita tertentu, maka lihatlah jurusan apa yang dapat membawamu menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan. Jika kalian sudah berada pada jurusan yang sesuai dengan meniat dan bakat yang kalian miliki, maka kalian akan lebih semangant lagi untuk belajar dalam upaya mengejar cita – cita di masa depan.

2.  Kumpulkan Informasi Selengkap Mungkin
Sebelum kalian menetukan pilihan jurusan, sebaiknya kalian kumpulkan dulu informasi selengkap – lengkapnya mengenai jurusan tersebut. Informasi – informasi tersebut bisa berasal dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, kakak kelas, teman mahasiswa, internet dan lain – lain. Pastikan bahwa orang yang menjadi sumber informasi tersebut adalah orang yang memang paham atau pun menguasai jurusan yang kalian tanyakan.

Informasi yang harus kamu gali adalah mulai dari profil jurusan tersebut, mata kuliahnya, praktek lapangan, dosen, lokasi, biaya, daya tamping jurusan/peluang diterima, fasilitas (laboratorium, perpustakaan, dll), kegiatan kampusnya, kualitas alumninya, dan sebagainya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu kalian dalam memilih jurusan.

3.  Lokasi dan Biaya
Aspek lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adlah kemamampuan finansial. Jika kalian memiliki dana yang terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biasa hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikannya tidak terlalu tinggi. Kenyataan menunjukkan banyak mahasiswa yang terpaksa berhenti kuliah karena kendala finansial ini. Jika dana yang kalian miliki belum mencukupi, maka jangan menyerah, masih banyak cara lain untuk menggapai cita – cita. Caranya, kalian dapat mencari beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu/freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana kalian. Jangan jadikan uang sebagai factor yang sangat menghambat masa depan kalian.

4.  Lihat Prospek Kerja dari Jurusan Tersebut
Lihatlah ke depan setelah kalian lulus nanti, apakah jurusan yang kalian ambil nanti dapat mengantarkan kalian mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik ? Oleh sebab itu, kalian harus pelajari dan pahami dulu dengan seksama profil dari jurusan yang akan kalian pilih. Gali informasi mengenai apa yang dipelajari dalam jurusan tersebut, prospek kerjanya maupun hal – hal teknis yang berhubungan dengan jurusan tersebut.

Banyak jurusan yang saat ini lulusannya menganggur. Karena saat ini pasar kerja tidak hanya memerlukan ijazah tetapi yang terpenting adalah kemampuan dan ketrampilan dari lulusan perguruan tinggi tersebut. Oleh karena itu, perlu juga dijadikan dasar dalam pencarian perguruan tinggi yang mempunyai suasana dan metode perkuliahan yang dapat mendukung upaya peningkatan kompetensi para mahasiswanya. Tetapi jika kompetensi, keberanian, dan kemampuan kalian jauh dari orang – orang normal, maka jurusan apa pun yang kalian ambil sah – sah saja.
Pada dasarnya kehidupan sebagai mahasiswa sangatlah mengasyikan bagi yang benar – benar menganggap bahwa kuliah itu merupakan pilihan hidup yang harus dijalani. Lalui saja, enjoy dan buang segala rasa takut, cemas, bingung, dan sejenisnya ketika kamu mulai melangkah memasuki dunia kehidupan akademis yang baru. Sambut harimu dengan senyuman dan semangat baru.

Perbedaan IPA dengan IPS



IPA dengan IPS?? mungkin ini adalah maslah sepele dan tak terlalu di perdebatkan..tapi kalo misalnya di pikir2 itu merupakan awal dari kita dewasa nanti..kok bisa ya..??


IPA ada salah satu jurusan di sekolah menengah atas, yang katanya (menurut anak-anak SMA) adalah jurusan yang bersikan orang-orang pintar. Di jurusan IPA jika kelak nanti luluz bisa mudah masuk ke perguruan tinggi manapun , di jrusan KUA pun bisa menerimanya. di jrusan ini pelajarn yang wajib di pelajari untuk menghadapi UAS juga adalah matematika, kimia,fisika,dan biologi. sebagian besar anak-anak IPA yang masuk ke IPA selalu mengeluh dengan pelajaran IPA yang begitu bikin pusing dan menjenuhkan.


sedangkan IPS adalah juga salah satu jurusan di sekolah menengah atas. di jurusan ini kita dapat menjumpai pelajarn yang berisikan pelajarn yang serba hafalan(susah juga ya :/ ) pelajaran itu di antaranya sosiologi, akuntasi,sejarah,dan ekonomi (pusing juga ya . . .??). tapi dari semua itu anak-anak IPS yang masuk IPS ,masih merasa enjoy dan selalu santai. tak heran kalo IPS sering di jabarkan sebagai Ikatan Pelajar Santai. .


Tapi dari semua itu, kita sering menjumpai anak-anak yang selalu membeda-bedakan anak2 IPA dengan ank2 IPS, mengapa demikian??karena disebabkan dengan saling iri hati.. yang anak IPA iri dengan anak IPS yang salalu santai, anak IPS yang iri karena anak IPA yang pinter2..(ini hanya pendapat saya saja ya. . .??jgn dimasukan hati ya kawan2.. . ??)


Tapi dari itu semua apa pun atau dimana pun dia masuk ,entah dia akan sukses atau pintar itu tergantung dari anak itu berusaha dan mendalami jurusan yang mereka pilih. .

dan kami akan menjelaskan dari pergertian ke dua jurusan tersebut :


A. Pengertian IPS
     Rumusan tentang pengertian IPS telah banyak dikemukakan oleh para ahli IPSatau social studies. Di sekolah-sekolah Amerika pengajaran IPS dikenal dengan social studies. Jadi, istilah IPS merupakan terjemahan social studies.
Dengan demikian IPS dapat diartikan dengan “penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Dalam mengkaji masyarakat, guru dapat melakukan kajian dari berbagai perspektif sosial, seperti kajian melalui pengajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, politik-pemerintahan, dan aspek psikologi sosial yang disederhanakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Untuk memperoleh gambaran yang lebih luas tentang IPS, maka penting untuk dikemukakan beberapa pengertian social studies dan IPS menurut para ahli.
• Edgar B Wesley menyatakan bahwa social studies are the social sciences simplified for paedagogieal purposes in school. The social studies consist of geografy history, economic, sociology, civics and various combination of these subjects.
• John Jarolimek mengemukakan bahwa The social studies as a part of
elementary school curriculum draw subject-matter content from the social science, history, sociology, political science, social psychology,
philosophy, antropology, and economic. The social studies have been
defined as “ those portion of the social science… selected for instructional purposes”
Demikian beberapa pengertian yang dikembangkan di Amerika Serikat oleh beberapa tokoh pendidikan terkenal. Pengembangan IPS di Indonesia banyak mengambil ide-ide dasar dari pendapat-pendapat yang dikembangkan di Amerika Serikat tersebut. Tujuan, materi, dan penanganannya dikembangkan sendiri sesuai dengan tujuan nasional dan aspirasi masyarakat Indonesia. Hal ini didasarkan pada realitas, gejala, dan problem sosial yang menjadi kajian IPS yang tidak sama dengan negara-negara lain. Setiap negara memiliki perkembangan dan model pengembangan social studies yang berbeda.
Berikut pengertian IPS yang dikemukakan oleh beberapa ahli pendidikan dan IPS di Indonesia.
• Moeljono Cokrodikardjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan
dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakan
integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi, antropologi
budaya, psikologi, sejarah, geokrafi, ekonomi, ilmu politik dan ekologi
manusia, yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi
dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.
• Nu’man Soemantri menyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk pendidikan tingkat SD, SLTP, dan
SLTA. Penyederhanaan mengandung arti: a) menurunkan tingkat
kesukaran ilmu-ilmu sosial yang biasanya dipelajari di universitas menjadi
pelajaran yang sesuai dengan kematangan berfikir siswa siswi sekolah
dasar dan lanjutan, b) mempertautkan dan memadukan bahan aneka
cabang ilmu-ilmu sosial dan kehidupan masyarakat sehingga menjadi
pelajaran yang mudah dicerna.
• S. Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi
atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPS
merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peran
manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah,
ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.
• Tim IKIP Surabaya mengemukakan bahwa IPS merupakan bidang studi
yang menghormati, mempelajari, mengolah, dan membahas hal-hal yang
berhubungan dengan masalah-masalah human relationship hingga benarbenar dapat dipahami dan diperoleh pemecahannya. Penyajiannya harus merupakan bentuk yang terpadu dari berbagai ilmu sosial yang telah terpilih, kemudian disederhanakan sesuai dengan kepentingan sekolahsekolah.
Dengan demikian, IPS bukan ilmu sosial dan pembelajaran IPS yang
dilaksanakan baik pada pendidikan dasar maupun pada pendidikan tinggi tidak menekankan pada aspek teoritis keilmuannya, tetapi aspek praktis dalam mempelajari, menelaah, mengkaji gejala, dan masalah sosial masyarakat, yang bobot dan keluasannya disesuaikan dengan jenjang pendidikan masingmasing. Kajian tentang masyarakat dalam IPS dapat dilakukan dalam lingkungan yang terbatas, yaitu lingkungan sekitar sekolah atau siswa dan siswi atau dalam lingkungan yang luas, yaitu lingkungan negara lain, baik yang ada di masa sekarang maupun di masa lampau. Dengan demikian siswa dan siswi yang mempelajari IPS dapat menghayati masa sekarang dengan dibekali pengetahuan tentang masa lampau umat manusia.
Dengan bertolak dari uraian di depan, kegiatan belajar mengajar IPS
membahas manusia dengan lingkungannya dari berbagai sudut ilmu sosial pada masa lampau, sekarang, dan masa mendatang, baik pada lingkungan yang dekat maupun lingkungan yang jauh dari siswa dan siswi. Oleh karena itu, guru IPS harus sungguh-sungguh memahami apa dan bagaimana bidang studi IPS itu.

B. Pengertian IPA
     IPA sendiri berasal dari kata sains yang berarti alam. Sains menurut Suyoso (1998:23) merupakan “pengetahuan hasil kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis tiada henti-hentinya serta diperoleh melalui metode tertentu yaitu teratur, sistematis, berobjek, bermetode dan berlaku secara universal”.
Menurut Abdullah (1998:18), IPA merupakan “pengetahuan teoritis yang diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus, yaitu dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori, eksperimentasi, observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain”.
Dari pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa IPA merupakan pengetahuan dari hasil kegiatan manusia yang diperoleh dengan menggunakan langkah-langkah ilmiah yang berupa metode ilmiah dan dididapatkan dari hasil eksperimen atau observasi yang bersifat umum sehingga akan terus di sempurnakan.
Dalam pembelajaran IPA mencakup semua materi yang terkait dengan objek alam serta persoalannya. Ruang lingkup IPA yaitu makhluk hidup, energi dan perubahannya, bumi dan alam semesta serta proses materi dan sifatnya. IPA terdiri dari tiga aspek yaitu Fisika, Biologi dan Kimia. Pada apek Fisika IPA lebih memfokuskan pada benda-benda tak hidup. Pada sapek Biologi IPA mengkaji pada persoalan yang terkait dengan makhluk hidup serta lingfkungannya. Sedangkan pada aspek Kimia IPA mempelajari gejala-gejala kimia baik yang ada pada makhluk hidup maupun benda tak hidup yang ada di alam.
Dari uraian di atas mengenai pengertian pendidikan dan IPA maka pendidikan IPA merupakan penerapan dalam pendidikan dan IPA untuk tujuan pembelajaran termasuk pembelajaran di SMP.
Pendidikan IPA menurut Tohari (1978:3) merupakan “usaha untuk menggunakan tingkah laku siswa hingga siswa memahami proses-proses IPA, memiliki nilai-nilai dan sikap yang baik terhadap IPA serta menguasi materi IPA berupa fakta, konsep, prinsip, hokum dan teori IPA”.
Pendidikan IPA menurut Sumaji (1998:46) merupakan “suatu ilmu pegetahuan social yang merupakan disiplin ilmu bukan bersifat teoritis melainkan gabungan (kombinasi) antara disiplin ilmu yang bersifat produktif”.
Dari kedua pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan IPA merupakan suatu usha yang dilakukan secara sadar untuk mengungkap gejala-gejala alam dengan menerapkan langkah-langkah ilmiah serta untuk membentuk kepribadian atau tingkah laku siswa sehingga siswa dapat memahami proses IPA dan dapat dikembangkan di masyarakat.
Pendidika IPA menjadi suatu bidang ilmu yang memiliki tujuan agar setiap siswa terutama yang ada di SMP memiliki kepribadian yang baik dan dapat menerapkan sikap ilmiah serta dapat mengembangkan potensi yang ada di alam untuk dijadikan sebagai sumber ilmu dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian pendidikan IPA bukan hanya sekedar teori akan tetapi dalam setiap bentuk pengajarannya lebih ditekankan pada bukti dan kegunaan ilmu tersebut. Bukan berarti teori-teori terdahulu tidak digunakan, ilmu tersebut akan terus digunakan sampai menemukan ilmu dan teori baru. Teori lama digunakan sebagai pembuktian dan penyempurnaan ilmu-ilmu alam yang baru. Hanya saja teori tersebut bukan untuk dihapal namun di terapkan sebagai tujuan proses pembelajaran. Melihat hal tersebut di atas nampaknya pendidikan IPA saat ini belum dapat menerapkannya.
Perlu adanya usaha yang dilakukan agar pendidikan IPA yang ada sekarang ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan awal yang akan dicapai, karena kita tahu bahwa pendidikan IPA tidak hanya pada teori-teori yang ada namun juga menyangkut pada kepribadian dan sikap ilmiah dari peserta didik. Untuk itu maka kepribadian dan sikap ilmiah perlu ditumbuhkan agar menjadi manusia yang sesuai dari tujuan pendidikan.

cuma itu yang kami tau, inti nya terserah kalian buat milih dari kedua jurusan tersebut..
kami hanya memberikan masukan pada kalian agar memilih yang terbaik untuk masa depan Anda..

Arti Teman / Sahabat yang Baik


Seorang teman / sahabat TAK akan pernah MENUSUKmu dari BELAKANG, tetapi seorang sahabat akan menamparmu dari depan saat kau melakukan sesuatu yang salah.

 

Jika sahabat pernah membuatmu terluka, berpikirlah bahwa dia hanya manusia biasa yang tak sempurna, Jika sahabat pernah membuatmu marah, berpikirlah bahwa bukan hanya dia yang pernah berbuat salah.


Sahabatnya sejati akan selalu disamping sahabatnya dalam keadaan apapun, dan juga mampu memperbaiki segala sesuatu yang sudah kurang baik antara dirinya dan sahabatnya.




Hendaknya sahabat sekalian menjadi seorang sahabat yang selalu ada disaat sahabat anda sedang dalam sebuah kesulitan.


Sahabat sejati tak selalu menjadi Super Hero yang selalu datang di saat kita butuhkan, tetapi sahabat sejati akan datang seperti Mata Hari yang akan selalu datang di saat yang tepat.




Orang yang rugi ialah orang yang tidak memperoleh sahabat, dan orang yang paling rugi ialah orang yang ditinggalkan oleh sahabat.


Persahabat itu seperti sebuah Jarum jam, kemanapun ia pergi, dan kemanapun ia akan jauh melangkah, Ia akan tetap kembali lagi bertemu dengan Anda.


Sahabat yang baik akan mendukungmu dalam segala hal, akan mendengarkanmu atas segala keluhan, dan akan selalu bersamamu disetiap persoalan.


Saat Sahabatmu tidak mendengarkanmu, bukan berarti dia melupakanmu, namun, mungkin saat itu dia sedang memiliki masalah yang lebih besar dari Anda, dan juga tidak ingin menambah masalahmu dengan menceritakan masalahnya kepada Anda.


Persahabatan merupakan suatu anugrah yang harus di jaga sepanjang usia kita.




Teman akan mendengarkan Apa yang kau katakan, Sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakan.










Rumus Trigonometri

Ini dia bab matematika yang penuh dengan rumus rumus yang harus dihafalkan..
Saya kira, rumus yang saya rangkum ini bisa membantu teman - teman di sekolah ya :D
Selamat Menghafal ! :)



Jika trigonometri didefinisikan dalam segitiga siku-siku, maka definisinya adalah sebagai berikut: 





 

B. Nilai Trigonometri untuk Sudut-sudut Istimewa



C. Rumus-rumus Identitas Trigonometri


D. Rumus- Rumus Trigonometri


E. Aturan Trigonometri dalam Segitiga 



1.    Rumus Cosinus Jumlah dan Selisih Dua Sudut
Rumus cosinus jumlah dua sudut:
cos (A + B) = cos A cos B – sin A sin B

Rumus cosinus selisih dua sudut:
cos (A – B) = cos A cos B + sin A sin B

2.    Rumus Sinus Jumlah dan Selisih Dua Sudut
Rumus sinus selisih dua sudut:
sin (A – B) = sin A cos B – cos A sin B

Rumus sinus jumlah dua sudut:
sin (A + B) = sin A cos B + cos A sin B


RUMUS SUDUT RANGKAP
Sin 2 a = 2 Sin a . cos b
Sin 3 a = -4 Sin3 a + 3 Sin a
Cos 2 a = Cos2 a – Sin2 a
Cos 2 a = 1 – 2 Sin2 a
Cos 2 a = 2 Cos2 a – 1
Cos 3a = 4 Cos3 a – 3 Cos a

RUMUS PERKALIAN SINUS DAN COSINUS
2 Sin a Cos b = Sin (a+b) + Sin (a-b)
2 Cos a Sin b = Sin (a+b) – Sin (a-b)
2 Cos a Cos b = Cos (a+b) + Cos (a-b)
2 Sin a Sin b = – { Cos (a+b) – Cos (a-b) }
Untuk Memudahkan mengingat :
2 S….C … = Sin (J) + Sin (S)
2 C …S … = Sin (J) – Sin (S)
2 C …C … = Cos (J) + Cos (S)
2 S …S …. = – { Cos (J) – Cos (S) }

Untuk memudahkan mengingat :
S ….+ S ….. = 2 S (1/2 J) . C (1/2 S)
S …..- S ….. = 2 C (1/2 J) . S (1/2 S)
C ….+ C ….. = 2 C (1/2 J) . C (1/2 S)
C ….. – C ….. = -2 S (1/2 J) . S (1/2 S)







My Experience

This is my experience :)

SMP N 2 CEPU
adalah sekolahku sebelum aku bersekolah di smansa cepu
Aku mendapat banyak pengalaman disana
Hanya ingin berbagi moment2 indah :)


Inilah mayoret SMP N 2 Cepu periode 2009 / 2010
Nama dari kiri ke kanan :
Inilah adik kelasku, yang namanya Bella Faradila

yang memakai baju merah dengan rok merah adalah Karina N.

yang Ungu, saya sendiri, Rima Audina P.

Sebelah dengan sepatu warna emas, Lira Rizky

Cantik dengan baju hijau, Levi Shintia K.

dan yang terakhir adalah Dila

Kami memimpin Drumband SMP N 2 Cepu
Gema Prima Taruna


Ada yang ketinggalan, mayoret yang satu lagi bernama Yusria dengan baju Pink..
dan di sebelahnya adalah salah satu personil Gempita
namnya adalah Tenty, sahabat kecilku
:)


Dan ini adalah karnaval saat tahun pelajaran 2010 / 2011
aku berperan sebagai Cinderella
dengan temanku, Levi Syntia sebagai Ibu Peri
:)


Kenangan Indah dengar I.E.P yang tak perlu diceritakan :D


aku dengan putri kerajaan lainnya..


Suasana persiapan karnaval SMP N 2 Cepu..


Inilah pemeran Pangeran, 


Dan ini adalah petugas pembawa bendera..
masih banyak pemeran lainnya yang tidak sempat diabadikan..


Berlanjut di pengalamanku selanjutnya..
Dari kecil memang aku menyukai segala macam yang tradisional
termasuk tari tradisional

Dan aku menyalurkan hobiku dengan mengikuti ekstra tari
dan beruntungnya, terpilih untuk lomba mewakili sekolah
Lomba yang aku ikuti adalah
Tari Srikandi - Mustokoweni


Inilah pelatihku..
Aku berperan sebagai Srikandi
Dan temanku Debora Kriseka menjadi Mustokoweni


2 dari sebelah kanan adalah perwakilan dari SMP N 2 Cepu
dan yang 2 dari kiri adalah perwakilan dari SMP N 5 Cepu


Yang tengah adalah Ibu Endang Rukmiati..
Beliau menjabat sebagai kepala sekolah SMP N 2 Cepu 
dan merangkap di SMP N 5 Cepu pada saat itu


Ini adalah penampilan saat lomba berlangsung..
walaupun hanya mendapat juara harapan 3 di tingkat kabupaten
tapi yang terpenting adalah pengalam yang tak akan terlupakan
:)


Nama Latin Tumbuhan & Hewan

Nama latin memang penting diketahui. Apalagi yang sekolahnya di jurusan IPA, pasti ada saja tugas yang mengharuskan untuk hafal nama - nama latin tumbuhan maupun hewan. Berikut adalah daftar nama latin tumbuhan dan hewan :


Nama Tanaman Hias atau Bunga dan Nama Latin
§  Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis)
§  Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata)
§  Anggrek Tebu (Grammatophyllum speciosum)
§  Bunga Bangkai (Amorphpophallus titanium)
§  Cempaka Putih (Michelia alba)
§  Cempaka Kuning (Michelia champaka)
§  Cempaka Telor (Magnolia coco)
§  Edelweis Jawa (Anaphalis javanica)
§  Kenanga (Cananga odorata)
§  Melati Gambir (Jasminum pubescens)
§  Melati Putih (Jasminus sambac)
§  Nibung (Oncosperma tigillarium)


Nama Tumbuhan Obat dan Nama Latin
§  Ciplukan (Physalis angulata)
§  Gambir (Uncaria gambir)
§  Mengkudu (Morinda citrifolia)
§  Sirih (Piper betle)
§  Zodia (Evodia suaveolens)
§   
Nama Tumbuhan Buah dan Nama Latin
§  Alpukat (Persea americana)
§  Apel (Pyrus malus)
§  Belimbing Manis (Averrhoa carambola)
§  Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi)
§  Ceremai (Phyllanthus acidus)
§  Delima (Punica granatum)
§  Durian (Durio zibethinus)
§  Duwet (Syzygium cumini)
§  Gayam (Inocarpus fagiferus)
§  Jambu Air (Eugenia aquea)
§  Jeruk Manis (Citrus sinensis)
§  Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
§  Kasturi (Mangifera casturi)
§  Kawista (Limonia acidissima)
§  Kedoya (Dysoxylum gaudichaudianum)
§  Kemang (Mangifera kemanga)
§  Kelapa (Cocos nucifera)
§  Kepa (Syzygium polycephalum)
§  Kepel (Stelechocarpus burahol)
§  Kersen (Muntingia calabura)
§  Korma rawa (Phoenix paludosa)
§  Lontar (Borassus flabellifer)
§  Mangga (Mangifera indica)
§  Manggis (Garcinia mangostana)
§  Matoa (Pometia pinnata)
§  Menteng (Baccaurea racemosa)
§  Mundu (Garcinia dulcis)
§  Nam Nam (Cynometra cauliflora)
§  Nangka (Artocarpus heterophyllus)
§  Pisang (Musa paradisiaca)
§  Pepaya (Carica papaya)
§  Rambutan (Nephelium lappaceum)
§  Salak (Salacca zalacca)
§  Sawo Kecik (Manilkara kauki)
§  Sawo Manila (Manilkara zapota)
Durian atau Duren (Durio zibethinus)
Durian atau Duren (Durio zibethinus
Nama Tanaman Keras dan Nama Latin
§  Ajan Kelicung (Diospyros macrophylla)
§  Andalas (Morus macroura)
§  Baobab (Adansonia Digitata)
§  Bintaro (Cerbera manghas)
§  Eboni (Diospyros celebica)
§  Gaharu (Aquilaria moluccensis)
§  Gandaria (Bouea macrophylla)
§  Jati (Tectona grandis)
§  Karet (Hevea braziliensis)
§  Kapuk Randu (Ceiba pentandra)
§  Kenari (Canarium ovatum)
§  Kendal (Cordia bantamensis)
§  Kepuh (Sterculia foetida)
§  Kokoleceran (Vatica bantamensis)
§  Limpasu (Baccaurea lanceolata)
§  Maja (Aegle marmelos)
§  Majegau (Dysoxylum densiflorum)
§  Nagasari (Palaquium rostratum)
§  Trembesi (Albizia saman Sin. Samanea saman)

Nama Tanaman Umbi dan Rimpang dan Nama Latin
§  Jahe (Zingiber officinale)
§  Bengkuang (Pachyrhizus erosus)
§  Garut (Maranta arundinacea)
§  Ganyong (Canna edulis)
§  Kedawung (Parkia roxburghii)
§  Lengkuas (Alpinia galanga)
§  Singkong (Manihot esculenta)
§  Ubi Jalar (Ipomoea batatas)
Tumbuhan Rempah dan Nama Latin
1.       Asam Jawa (Tamarindus indica)
2.      Bawang Merah (Allium cepa)
3.      Bawang Putih (Allium sativum)
4.      Cabai (Capsicum annum)
5.      Cabai Rawit (Capsicum frutescens)
6.      Cengkeh (Syzygium aromaticum)
7.      Kencur (Kaempferia galanga)
8.      Lada (Piper nigrum)
9.      Pala (Myristica fragrans)

Tumbuhan Lainnya dan Nama Latin
§  Jagung (Zea mays)
§  Kacang Hijau (Vigna radiata)
§  Kacang Kapri (Pisum sativum)
§  Kacang Merah (Phaseolus vulgaris)
§  Kacang Panjang (Phaseolus vulgaris)
§  Kacang Tanah (Arachis hypogaea)
§  Kentang (Solanum tuberosum)
§  Kesambi (Schleichera oleosa)
§  Padi (Oryza sativa)
§  Petai Cina (Leucaena leucocephala)
§  Terung (Solanum melongena)
§  Tuba (Derris elliptica)
Nama Latin (Ilmiah) dan Inggris Hewan Mamalia Indonesia:
§  Ajag atau Asiatic Wild Dog (Cuon alpinus)
§  Anjing atau Dog (Canis lupus familiaris)
§  Anoa Pegunungan atau Mountain Anoa (Bubalus quarlesi)
§  Anoa Dataran Rendah atau Lowland Anoa (Bubalus depressicornis)
§  Babirusa atau Babiroussa (Babyrousa babirussa)
§  Bajing Hitam atau Black-striped Squirrel (Callosciurus nigrovittatus)
§  Bajing Kelapa atau Plantain squirrel (Callosciurus notatus)
§  Bajing Tanah atau Three-striped Ground Squirrel (Lariscus insignis)
§  Bajing Terbang Ekor Merah atau Javanese Flying Squirrel (Iomys horsfieldi)
§  Badak Jawa atau Javan rhino (Rhinoceros sondaicus)
§  Badak Sumatera atau Sumatran rhino (Dicerorhinus sumatrensis)
§  Banteng (Bos javanicus)
§  Bekantan atau Long-Nosed Monkey (Nasalis larvatus)
Seekor Bekantan Jantan
Seekor Bekantan Jantan
§  Beruang Madu atau Sun Bear (Helarctos malayanus)
§  Beruk Mentawai atau Pagai Macaque (Macaca pagensis)
§  Binturung atau Binturong (Arctictis binturong).
§  Cecurut rumah atau Asian House Shrew (Suncus murinus)
§  Domba atau Sheep (Ovis aries)
§  Duyung atau Dugong (Dugong dugon)
§  Gajah Sumatera atau Asian Elephant (Elephas maximus sumatranus)
§  Harimau Bali atau Bali Tiger (Panthera tigris balica)
§  Harimau Jawa atau Javan Tiger (Panthera tigris sondaica).
§  Harimau Sumatera atau Sumatran Tiger (Panthera tigris sumatrae)
§  Hiu Tutul atau Whale Shark (Rhincodon typus).
§  Jelarang atau Black Giant Squirrel (Ratufa bicolor)
§  Kambing Hutan Sumatera atau Sumatran Serow (Capricornis sumatraensis)
§  Kambing Ternak atau Domestic Goat (Capra aegagrus hircus)
§  Kancil atau Pelanduk atau Java Mouse-deer (Tragulus javanicus)
§  Kancil Napu atau Greater Mouse-deer (Tragulus napu)
§  Kanguru Pohon Mantel Emas atau Golden-mantled Tree Kangaroo (Dendrolagus pulcherrimus)
§  Kelinci Jawa atau Black-naped Hare (Lepus nigricollis)
§  Kelinci Sumatera atau Sumatran Striped Rabbit (Nesolagus netscheri)
§  Kera Hitam Sulawesi atau Celebes Crested Macaque (Macaca nigra)
§  Kerbau atau Asian Water Buffalo (Bubalus bubalis)
§  Kijang atau Red Muntjac (Indian Muntjac)
§  Kucing atau Cat (Felis catus)
§  Kucing Bakau atau Fishing Cat (Felis viverrinus)
§  Kucing Emas atau Asian Golden Cat (Felis temmincki)
§  Kucing Hutan atau Leopard Cat (Prionailurus bengalensis)
§  Kucing Merah atau Borneo Bay Cat (Pardofelis badia)
§  Kubung atau Sunda Flying Lemur (Cynocephalus variegatus)
§  Kukang Besar atau Greater Slow Loris (Nycticebus coucang)
§  Kukang Borneo atau Bornean Slow Loris (Nycticebus menagensis)
§  Kukang Jawa atau Javan Slow Loris (Nycticebus javanicus)
§  Kuskus Beruang atau Bear Cuscus (Ailurops ursinus)
§  Kuskus Gebe (Phalanger alexandrae)
§  Kuskus Gunung atau Mountain Cuscus (Phalanger carmelitae)
§  Kuskus Matabiru atau Blue-eyed Cuscus (Phalanger matabiru)
§  Kuskus Pulau Obi atau Obi Cuscus (Phalanger rothschildi)
§  Landak atau Malayan Porcupine (Hystrix brachyura)
§  Landak Jawa atau Sunda Porcupine (Hystrix javanica)
§  Landak Sumatera atau Sumatran Porcupine (Hystrix sumatrae)
§  Landak Kalimantan atau Bornean Porcupine (Thecurus crassispinis)
§  Lumba-lumba hidung botol atau Common bottlenose dolphins (Tursiops truncatus)
§  Lutra (Lutra lutra)
§  Lutung Dahi Putih atau White-fronted Langur (Presbytis frontata)
§  Lutung Jawa atau Javan Langur (Trachypithecus auratus)
§  Lutung Merah atau Maroon Leaf Monkey (Presbitys rubicunda)
§  Macan Dahan Sumatera atau (Neofelis diardi diardi)
§  Macan Dahan Kalimantan atau (Neofelis diardi borneensis)
§  Macan Tutul Jawa atau Java Leopard (Panthera pardus melas)
§  Mentilin atau Horsfield’s Tarsier (Tarsius bancanus)
§  Monyet Ekor Panjang atau Crab-eating Macaque (Macaca fascicularis)
§  Monyet Jambul atau Tonkean Macaque (Macaca tonkeana)
§  Musang Air atau Otter Civet (Cynogale bennettii)
§  Musang Akar atau Small-toothed Palm Civet (Arctogalidia trivirgata)
§  Musang Luwak atau Common Palm Civet (Paradoxurus hermaphroditus)
§  Musang Rase atau Small Indian Civet (Viverricula indica)
§  Orangutan Kalimantan atau Bornean Orangutan (Pongo pygmaeus)
§  Orangutan Sumatera atau Sumatran Orangutan (Pongo abelii)
§  Owa Jawa atau Silvery Javan Gibbon (Hylobates moloch)
§  Paus Bongkok atau Humpback Whales (Megaptera novaeangliae)
§  Paus Biru atau Fin Whale (Balaenoptera physalus)
§  Pesut Mahakam atau Irrawaddy Dolphin (Orcaella brevirostris)
§  Pulusan atau Hog Badger (Arctonyx collaris)
§  Rungka atau Thomas’s Langur (Presbitys thomasi)
§  Rusa Bawean atau Bawean Deer (Axis kuhlii)
§  Rusa Sambar atau Sambar Deer (Cervus unicolor)
§  Rusa Timor atau Timor Deer (Cervus timorensis)
§  Rusa Totol atau Axis Deer (Axis axis)
§  Tapir atau Asian Tapir (Tapirus indicus)
Tapir
Seekor Tapir
§  Sapi Ternak atau Cattle (Bos taurus)
§  Siamang atau Siamang Gibbon (Symphalangus syndactylus)
§  Sigung atau Indonesian Stink Badger (Mydaus javanensis)
§  Surili Jawa atau Javan Surili (Presbytis comata)
§  Tarsius (Tarsius spectrum)
§  Tarsius Kerdil atau Pygmy Tersier (Tarsius pumilus)
§  Tarsius Siau atau Siau Island Tarsier (Tarsius tumpara)
§  Trenggiling Jawa atau Sunda Pangolin (Manis javanica)
§  Tupai Kekes atau Javan treeshrew (Tupaia javanica)